Saturday, September 27, 2025

Ayo Saksikan! Internasional Rock Friend'z Di Cin Cai Cafe KBC Batam Center




Bicara Batam - Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa penyelenggaraan International Rock Friend’z menjadi bukti nyata Batam sebagai kota yang terus melahirkan kreativitas dan mampu menampilkan diri di kancah internasional.


“Musik adalah bahasa universal yang mempersatukan banyak kalangan. Melalui International Rock Friend’z, Batam menunjukkan keterbukaannya terhadap dunia sekaligus memperkuat posisinya sebagai pintu gerbang pariwisata internasional,” ujar Amsakar.


Ia menambahkan, Pemerintah Kota Batam akan terus mendukung penyelenggaraan event kreatif karena membawa manfaat ganda, yakni mengangkat potensi musisi lokal serta meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara.



“Event ini bukan hanya wadah kreativitas para musisi, tetapi juga sejalan dengan visi Batam sebagai kota pariwisata dan ekonomi kreatif. Saya berharap kolaborasi SOLMI dan Disbudpar ini dapat terus berkelanjutan,” kata Amsakar, dalam keterangan pers di account media center Batam.


Sebagai bagian dari upaya menghidupkan kembali Solidaritas Musisi Indonesia (SOLMI), Pemko Batam melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam bersama SOLMI akan menggelar International Rock Friend’z pada 28 September 2025 di CinCai Cafe, area KBC, Batam Centre.


Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata, menjelaskan bahwa acara ini melibatkan musisi dan band dari tiga negara. “Kami berharap melalui kolaborasi ini, akses bagi musisi dan penyanyi untuk tampil dan berkiprah di negara tetangga dapat semakin terbuka,” ujarnya.


Pertunjukan musik dijadwalkan dimulai pukul 16.30 WIB hingga 23.30 WIB, diawali dengan pembukaan resmi oleh Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan dilanjutkan oleh Kepala Dinas Pariwisata.


Ardiwinata berharap kegiatan ini mendapat dukungan dari mitra, pemangku kepentingan, dan sahabat-sahabat SOLMI agar bisa berkelanjutan serta membawa atmosfer positif bagi generasi muda Batam.


“Dengan melibatkan negara tetangga, kami optimistis event ini akan menjadi daya tarik kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Batam,” ujarnya.


Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri, jumlah wisman yang masuk melalui Batam pada Juni 2025 mencapai 167.469 orang, atau 77,63 persen dari total kunjungan di wilayah Kepri.


Secara keseluruhan, Kepri mencatat 215.722 kunjungan wisman sepanjang Juni 2025. Jumlah tersebut naik 22,31 persen dibandingkan Mei 2025 (month-to-month) dan melonjak 29,19 persen dibandingkan Juni tahun sebelumnya (year-on-year).


Ardiwinata menambahkan, dominasi Batam sebagai destinasi utama bukanlah tanpa alasan. “Batam memiliki infrastruktur pariwisata yang lengkap, aksesibilitas yang tinggi, serta terus melakukan inovasi promosi dan event. 


"Ini menjadi magnet kuat bagi wisatawan, terutama dari negara tetangga seperti Singapura,” kata Ardiwinata. (Redaksi/Mcb)

RT RW Di Batam Mendapat BPJS Ketenagakerjaan, Kerjasama Pemko Batam Dan Disnaker



Bicara Batam - Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, secara resmi meluncurkan program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan oleh pemerintah kota Batam kepada Ketua RT, RW, Kader Posyandu, Kader Siaga Kelurahan, Ketua LPM, Pekerja Rentan Sosial Keagamaan, dan sosial kemasyarakatan di Golden Prawn, Jumat malam (26/9/2025), siang.


Program ini digagas Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Tenaga Kerja Kota Batam sebagai langkah nyata untuk memberikan perlindungan sosial ketenagakerjaan kepada masyarakat, khususnya para pekerja rentan dan tokoh-tokoh masyarakat yang selama ini berkontribusi besar dalam mendukung pembangunan daerah.


Dalam sambutannya, Wali Kota Amsakar menekankan bahwa peluncuran program ini menjadi momentum penting bagi Kota Batam. Menurutnya, pemerintah ingin memastikan bahwa para pekerja rentan maupun tokoh masyarakat yang berperan langsung dalam pembangunan daerah tidak hanya dihargai melalui ucapan terima kasih, tetapi juga dijamin perlindungan sosialnya melalui BPJS Ketenagakerjaan. 



“Malam hari ini Batam sedang membuat sejarah. Bagaimana agar orang-orang yang berkontribusi dalam pelaksanaan pembangunan di daerah ini terjamin perlindungan oleh BPJS Ketenagakerjaan. Sehingga risiko kerja dari tugas-tugas yang dilakukan dapat diminimalisir,” ujar Amsakar, dalam keterangan pers melalui account resmi media center Batam.


Sebanyak 24.300 orang yang terdiri dari pekerja rentan seperti ojek online, penambang pancung dan penarik becak serta Ketua RT, RW, Kader Posyandu, Kader Siaga Kelurahan, Ketua LPM akan terlindungi melalui program ini. Hal tersebut menjadi bukti nyata perhatian dan penghargaan Pemerintah Kota Batam kepada masyarakat yang telah berperan aktif dalam pembangunan.


“Ini adalah bentuk manifestasi dari rasa terima kasih Pemerintah Kota Batam terhadap peran dan kontribusi yang bapak ibu sekalian telah sumbangkan untuk daerah ini,” tambahnya.


Ia juga menyampaikan bahwa di tengah dinamika nasional yang menghadapi sedikit eskalasi, kondisi Kota Batam tetap aman, damai, dan kondusif. Hal ini, kata Amsakar, tidak lepas dari peran aktif para ketua RT, RW, kader, serta tokoh masyarakat yang senantiasa menjaga keharmonisan di tengah heterogenitas masyarakat Batam.


“Batam ini miniatur Indonesia, dengan pluralisme dan heterogenitas masyarakat yang luar biasa. Tapi alhamdulillah semuanya aman, kondusif, tidak lain karena bapak dan ibu yang ada di depan saya ini, yang telah menjalankan peran sesuai amanah regulasi yang ada,” ungkapnya.


Amsakar juga menegaskan bahwa program ini menjadi wujud nyata komitmen kepemimpinan ASLI (Amsakar–Li Claudia) dalam mewujudkan pembangunan yang tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.


“Transformasi kebijakan yang kami buat adalah dari yang sebelumnya infrastruktur-sentris, kini bergeser ke pembangunan kapasitas dan pemberdayaan manusia," tegasnya


Dengan adanya program ini diharapkan masyarakat Batam, khususnya pekerja rentan dan para penggerak di tingkat akar rumput, semakin terlindungi, sejahtera, dan termotivasi untuk terus berkontribusi dalam pembangunan kota. (Redaksi/Mcb)



Thursday, September 25, 2025

Wawako Batam Tekankan Pembangunan Drainase Tidak Menimbulkan Masalah Banjir



Bicara Batam - Keluhan warga masyarakat di Batam saat hujan mengguyur kota ini tidak luput dari permasalahan banjir di beberapa titik lokasi yang rawan dan rentan dengan banjir.


Menyikapi hal ini, Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, memimpin  rapat lanjutan Pertimbangan Forum Penataan Ruang Daerah (FPRD), di Kantor Wali Kota Batam, Selasa siang (23/9/2025).


Rapat tersebut membahas pengkajian atas permohonan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) di Kota Batam. 



Dalam kesempatan itu, Li Claudia menekankan pentingnya kajian teknis yang matang, terutama terkait pembangunan saluran drainase agar tidak menimbulkan masalah banjir di kemudian hari.


“Saya meminta Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Pak Mouris Limanto, untuk memberikan masukan. Pengusaha yang mengajukan izin perlu tahu seperti apa spesifikasi saluran drainase yang harus dibangun. Jangan sampai hanya asal-asalan,” tegasnya.


Menurutnya, pembahasan teknis seperti perhitungan lebar drainase harus dikaji lebih awal oleh Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam bersama Bidang Infrastruktur BP Batam. Kajian berbasis data akurat, termasuk analisis catchment area, menjadi dasar penting sebelum rapat forum digelar.


“Ke depan, saya minta agar setiap kali ada agenda, bahan kajian teknisnya sudah disiapkan sebelumnya. Dengan begitu, kepentingan masyarakat Batam agar pembangunan berjalan dengan baik dapat terlaksana,” tambahnya.


Lebih jauh, Wawako menegaskan bahwa keputusan forum ini merupakan bentuk komitmen FPRD dalam menjalankan fungsi seleksi secara ketat terhadap setiap rencana pembangunan. Setiap permohonan PKKPR akan ditelaah secara menyeluruh, sehingga pemanfaatan ruang di Batam tetap sesuai dengan rencana tata ruang yang berlaku.


Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Kota Batam dan BP Batam dalam menjaga keterpaduan perencanaan pembangunan. Menurutnya, koordinasi yang kuat antara dua otoritas utama tersebut menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam membenahi tata ruang secara utuh dan terintegrasi. (Redaksi/Mcb)



Monday, September 15, 2025

Direskrimsus Polda Kepri Ungkap Kasus Pemalsuan Dokumen Perasuransian Di Lingga, Korban Mengalami Kerugian Ratusan Juta Rupiah



Bicara Batam -  Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kepulauan Riau berhasil mengungkap kasus tindak pidana pemalsuan dokumen perasuransian yang terjadi di Kabupaten Lingga. Konferensi pers digelar pada Senin siang (15/9/2025), bertempat di Hanggar Polda Kepri.


Kegiatan dipimpin oleh Kasubdit 2 Ditreskrimsus Polda Kepri Kompol Indar Wahyu Dwi Septiawan, S.I.K., M.H., bersama Kanit Eksus Ditreskrimsus Iptu Yudi Satriawan, S.H., serta Ps. kaurpenum Subbid Penmas Bidhumas Polda Kepri AKP Tigor Sidabariba, S.H.


Kasus ini berawal dari Laporan Polisi Nomor LP/B/23/III/2025/SPKT/Polda Kepri, tanggal 19 Maret 2025. Tempat kejadian berada di Kecamatan Dabo Singkep, Kabupaten Lingga. Adapun waktu kejadian berlangsung sejak Oktober 2021 hingga tahun 2025.


Tersangka dalam perkara ini adalah seorang wanita bernama Inisial S (34 Tahun). Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 78 Jo Pasal 33 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2014 tentang Perasuransian, dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan pidana denda paling banyak Rp5 miliar.


Dalam proses penyidikan, petugas berhasil mengamankan berbagai barang bukti, di antaranya:


1 buah cap stempel PT. BNI Life Insurance Dabo Singkep, 1 unit handphone Samsung warna hitam (rusak), 1 unit tablet Samsung Galaxy Tab A8 warna hitam, 1 unit komputer Lenovo ThinkCentre dan 1 unit printer Samsung ProXpress, 


Sejumlah dokumen polis asuransi fiktif dengan nilai premi mulai dari Rp1 juta hingga Rp500 juta dan Bundel rekening koran dari beberapa saksi terkait, termasuk atas nama Muk Lian, Munawarah, Nurhayati, dan Susiyan.


Total barang bukti yang diamankan menunjukkan adanya praktik pemalsuan dokumen polis asuransi dengan nilai kerugian mencapai ratusan juta rupiah.


Kasubdit 2 Ditreskrimsus Polda Kepri Kompol Indar Wahyu Dwi Septiawan, S.I.K., M.H., menyampaikan, Pengungkapan kasus ini merupakan bentuk keseriusan Polda Kepri dalam memberantas tindak pidana di sektor jasa keuangan. Pemalsuan dokumen asuransi tidak hanya merugikan perusahaan, tetapi juga masyarakat luas sesebagai nasabah.


"Polda Kepri mengimbau masyarakat agar lebih waspada dalam memilih produk asuransi. Pastikan keaslian dokumen dan jangan mudah percaya dengan penawaran yang mencurigakan, ungkap," Kasubdit 2 Ditreskrimsus Polda Kepri Kompol Indar Wahyu Dwi Septiawan, S.I.K., M.H.


Selain kasus ini, tersangka S juga terlibat dalam perkara lain yang ditangani Polres Lingga terkait tindak pidana penipuan dan penggelapan. Saat ini yang bersangkutan telah dilimpahkan ke kejaksaan dengan perkara berbeda yang ditangani Polres Lingga.


Adapun dalam perkara dugaan tindak pidana penipuan, proses hukum berjalan bersamaan. Dari hasil penyidikan terungkap bahwa tersangka menggunakan modus membujuk dan merayu nasabah untuk ikut dalam program asuransi. Dengan kedok sebagai agen pada salah satu bank, tersangka berhasil meyakinkan korban hingga akhirnya mengikuti asuransi yang ditawarkan.


“Polda Kepri mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam setiap transaksi perasuransian. Pastikan perusahaan maupun dokumen yang digunakan resmi dan sah secara hukum. 


"Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan yang merugikan masyarakat. Laporkan segera kepada pihak kepolisian apabila menemukan dugaan tindak pidana serupa.”pungkas Kabusdit 2 Direskrimsus Polda Kepri. (Redaksi)



Wednesday, September 3, 2025

Pangkormar: Prajurit Jangan Mudah Terprovokasi, TNI Dan Polri Benteng Terakhir Bangsa Berdiri Tegak Demi Kehormatan Merah Putih



Bicara Batam | Jakarta - Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letnan Jenderal TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP. mendampingi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. dalam agenda peninjauan sekaligus pengarahan kepada ratusan personel gabungan TNI dan Polri di Komplek Parlemen Republik Indonesia atau halaman Gedung DPR/MPR RI. Senin malam. (01/09/2025).


Dalam arahannya, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh prajurit TNI dan Polri, termasuk prajurit Korps Marinir yang selalu sigap dan disiplin dalam setiap tugas pengamanan. 



Kapolri menekankan pentingnya profesionalisme, kedisiplinan, serta soliditas antarinstansi. Kehadiran pejabat tinggi, seperti Dankorbrimob Polri, Kapolda Metro Jaya, serta Danpasmar 1, juga menegaskan kuatnya sinergi antara prajurit Marinir, TNI, dan Polri di berbagai tingkatan.


Semangat para prajurit, khususnya prajurit Korps Marinir tampak jelas saat menerima pengarahan. Sorak semangat dan yel-yel kebersamaan menggema di lapangan, menjadi bukti kesiapan pasukan dalam melaksanakan tugas negara dengan penuh dedikasi. 


Kehadiran Panglima Korps Marinir bersama Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia memberikan energi tambahan dan motivasi bagi seluruh personel, termasuk Marinir yang menjadi salah satu kekuatan andalan dalam menjaga stabilitas keamanan Ibu Kota.



Dalam kesempatan tersebut, Letnan Jenderal TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP. menegaskan kepada seluruh prajurit agar tidak mudah terprovokasi oleh upaya adu domba yang dapat memecah belah bangsa. 


Pangkormar menekankan bahwa kekuatan TNI dan Polri terletak pada persatuan, dan selama soliditas itu terjaga maka tidak ada kekuatan apapun yang mampu menggoyahkan NKRI. “Jangan pernah goyah, jangan pernah terpecah. TNI dan Polri adalah benteng terakhir bangsa, kita berdiri tegak demi kehormatan merah putih,” tegasnya.


Usai pengarahan, Kapolri didampingi Pangkormar makan malam bersama prajurit dalam suasana penuh keakraban. Prajurit Korps Marinir berbaur bersama jajaran TNI dan Polri lainnya, memperlihatkan kebersamaan yang kokoh. 


Momen ini tidak hanya mempererat hubungan antaraparat, tetapi juga memperkuat rasa persaudaraan dan soliditas prajurit Marinir dengan seluruh komponen pengamanan. Sinergi TNI-Polri yang semakin solid diharapkan terus terjaga demi terciptanya Indonesia yang aman, damai, dan kondusif. (Dispen Kormar TNI AL)

Pelatihan Kerja Gratis Pemko Batam Bersertifikasi Kompeten Tahun 2026

Bicara Batam - Kesempatan bagi warga masyarakat Batam untuk ikut pelatihan Bimbingan Teknis (Bimtek) secara free atau gratis, Pemerintah Kot...